<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Admin Unpatti &#8211; Fakultas Teknik Universitas Pattimura</title>
	<atom:link href="https://fatek.unpatti.ac.id/author/unpattiadmin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fatek.unpatti.ac.id</link>
	<description>Hotumese: berkembang dalam tantangan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Aug 2020 10:19:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://fatek.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2020/07/transp_logo5.png</url>
	<title>Admin Unpatti &#8211; Fakultas Teknik Universitas Pattimura</title>
	<link>https://fatek.unpatti.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ASPEK OPERASIONAL KAPAL DALAM MENUNJANG INDUSTRI MARITIM DI WILAYAH KEPULAUAN</title>
		<link>https://fatek.unpatti.ac.id/2020/08/aspek-operasional-kapal-dalam-menunjang-industri-maritim-di-wilayah-kepulauan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Unpatti]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 10:09:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Information]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fatek.unpatti.ac.id/?p=1261</guid>

					<description><![CDATA[ASPEK OPERASIONAL KAPAL DALAM MENUNJANG INDUSTRI MARITIM DI WILAYAH KEPULAUAN Oleh: Dr. Ir. Wolter R Hetharia, M.App.Sc Dekan Fakultas Teknik Universitas Pattimura Ambon 1. Prolog Bahwa wilayah perairan dunia menempati sekitar 72 % dari permukaan bumi dimana 95 % komoditi perdagangan dunia diangkut melalui jalur ini. Wilayah perairan menyimpan beragam SDA untuk kepentingan umat manusia. <a class="read-more" href="https://fatek.unpatti.ac.id/2020/08/aspek-operasional-kapal-dalam-menunjang-industri-maritim-di-wilayah-kepulauan/">Lebih Lanjut</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>ASPEK OPERASIONAL KAPAL DALAM MENUNJANG INDUSTRI MARITIM DI WILAYAH KEPULAUAN<a href="https://fatek.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/wrh_pic1.jpg"><img decoding="async" class=" wp-image-1265 alignright" src="https://fatek.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/wrh_pic1-238x300.jpg" alt="" width="130" height="164" srcset="https://fatek.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/wrh_pic1-238x300.jpg 238w, https://fatek.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/wrh_pic1.jpg 600w" sizes="(max-width: 130px) 100vw, 130px" /></a></strong></p>
<p style="text-align: center;">Oleh:<br />
<strong>Dr. Ir. Wolter R Hetharia, <a href="http://M.App.Sc" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://M.App.Sc&amp;source=gmail&amp;ust=1597312964757000&amp;usg=AFQjCNF_wTfdPGBTe2pr7QbA1NbTBEObrA">M.App.Sc</a></strong><br />
<strong>Dekan Fakultas Teknik Universitas Pattimura Ambon</strong></p>
<p><strong>1. Prolog</strong><br />
Bahwa wilayah perairan dunia menempati sekitar 72 % dari permukaan bumi dimana 95 % komoditi perdagangan dunia diangkut melalui jalur ini. Wilayah perairan menyimpan beragam SDA untuk kepentingan umat manusia. Selain itu, unsur keamanan, aktifitas industri maritim dan sektor lainnya memerlukan sapras untuk menunjang berbagai kegiatan. Operasional kapal serta unsur teknis pendukung berkontribusi terhadap industri maritim. Indonesia dengan status archipelago state yang terbesar di dunia serta luas perairan 67% memiliki berbagai SDA laut untuk dieksploitasi bagi pembangunan bangsa. Transportasi dan aktifitas industri maritim adalah merupakan masalah nasional yang belum terselaikan secara tuntas. Pemerintah Republik Indonesia telah mengeluarkan kebijakan nasional yaitu Program Tol Laut dan Poros Maritim Dunia yang memberikan dampak positif terhadap kemajuan bidang ekonomi di berbagai kawasan Indonesia. Letak geografis pada silang benua (Asia-Australia) dan silang samudera (Pasifik-Hindia) serta batas territory lautan dengan berbagai negara tetangga menempatkan posisi Indonesia yang sangat strategis sekaligus rawan. Berbagai kegiatan industri maritim dan kasus illegal di laut memaksa berbagai pihak terkait untuk mengamankan wilayah perairan Indonesia.</p>
<p><strong>2. Industri Maritim</strong><br />
Industri maritim merupakan suatu kegiatan industri berskala besar dengan berbagai aspek terkait yang mencakup kategori desain, jasa/servis, operasional kapal, manufaktur serta komponen lainnya. Colton (2003) membagikan struktur industri maritim atas 5 kategori, yang mencakup: Desain kapal, konstruksi kapal, manufaktur bidang kelautan, operasional kapal dan reparasi kapal. Selain itu terdapat berbagai sub-bagian industri kecil penunjang yang berkontribusi dalam pengembangan bidang maritime. Secara umum tercatat 6000 perusahaan/stakeholder dalam industry maritime yang menyerap lebih dari 6.400.000 tenaga kerja serta institusi pendidikan tinggi sebanyak lebih dari 65 unit. Sektor operasional kapal melibatkan berbagai jenis kapal yang secara umum mencakup 5 kategori yaitu: kapal barang (cargo ships), kapal penumpang (passenger vessels), kapal perang (war ships), kapal industry (industrial vessels: perikanan, lepas pantai, servis, dll) dan kapal-kapal pendukung (support vessels). Sektor transportasi, perikanan, enersi dan pariwisata perlu dikaji lebih mendalam dan efisien untuk peningkatan devisa negara.</p>
<p><strong>3. Revolusi Industri 4.0 Bidang Maritim</strong><br />
Bahwa pengembangan industri maritim di Indonesia perlu ditindaklanjuti dalam memasuki era Revolusi Industri 4.0. Revolusi Industri 4.0 memiliki berbagai perubahan perkembangan baru di masa depan dengan terciptanya lapangan pekerjaan baru di berbagai sektor yang digerakan oleh proses otomasisasi dan komputerisasi yang ditopang dan difasilitasi oleh teknologi informasi (Plinta, 2016). Kesiapan SDM dan Sapras teknologi maritim perlu ditata secara baik dalam memasuki persaingan di era global. Dengan dideklarasinya poros maritim dunia dan tol laut nasional memberikan peluang dalam pengembangan industri maritim. Langkah strategis untuk penguatan bidang maritim mencakup: penguatan SDM, kerjasama sektoral nasional/internasional, jejaring maritime dunia, tingkat komponen dalam negeri (TKDN), dan kecepatan kerja yang sistematis.</p>
<p><strong>4. Kontribusi dan Pengembangan Sapras Bidang Maritim</strong><br />
Program Tol Laut dan Poros Maritim Dunia yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia perlu dimplementasi lanjut dengan jaringan transportasi laut local. Dalam hal ini operasional kapal-kapal feeder dengan jumlah, dimensi, konfigurasi, payload dan load factor yang tepat dapat memberikan kontribusi yang baik. Kontribusi kapal-kapal rakyat perlu dikembangkan mengingat armada ini telah beroperasi sejak zaman dahulu. Perlu adanya sentuhan iptek bagi armada kapal ini untuk meningkatkan performance yang lebih baik. Hasil produksi perikanan Indonesia digerogoti oleh nelayan perikanan yang berskala besar dengan teknologi tinggi. Pengembangan armada perikana rakyat perlu ditindak lanjuti dengan sentuhan aplikasi teknologi. Prinsip armada semut terus dikembangkan dengan memperhatikan aspek Pasar dan harga yang merupakan masalah bagi nelayan lokal seama ini. Pengembangan armada kapal industry sejalan dengan exploitasi SDA laut perairan Indonesia. Industry galangan kapal Indonesia mengambil keuntungan dari sektor ini serta diback-up dengan adanya regulasi tentang pengurangan kapal asing yang bekerja pada sector industry maritime. Berbagai inovasi terkait mission requirements kapal yang beroperasi di masa depan perlu mendapat sorotan khusus tentang inovasi kapal-kapal multi-hull (trimaran, catamaran), material, komunikasi, enersi, dll.</p>
<p>&nbsp; Sejalan dengan pengembangan armada maka aspek keselamatan merupakan faktor penting yang perlu mendapat perhatian khusus. Markle (2003) menyimpulkan faktor penyebab kecelakaan kapal yang terdiri dari kondisi laut, human error, konstruksi keselamatan kebakaran, sistim pemadam kebakaran dan sub-sistim pendukungnya. Berbagai kasus kecelakaan kapal di laut berlalu tanpa penyelidikan khusus. Dalam hal ini pihak otoritas perlu mengambil tindakan khusus tentang aspek keselamatan kapal di laut dengan adanya regulasi yang mengikat. Human error masih berpengaruh besar terhadap kecelakaan kapal dan hal ini perlu disikapi dengan baik oleh pihak otoritas di masa depan. Prosedur standart desain kapal dimana semua parameter desain dievaluasi secara cermat sebelum diputuskan sebagai suatu produk akhir desain untuk dibangun dan dioperasikan (Gale 2003, Watson 1998, Parsons 2003). Juga human factor dalam desain dan operasional kapal (Calhoun 2003) perlu dikaji secara seksama termasuk regulasi IMO, SOLAS untuk menghindari adanya kecelakan kapal. Sistim penggerak, perlengkapan dan penyelamat kapal harus ditetapkan mengikuti peraturan standart untuk menjamin operasional kapal dengan baik (Molland, 2008).</p>
<p><strong>5. Kontribusi Perguruan Tinggi</strong><br />
Perguruan tinggi merupakan bagian dari industri maritim perlu memainkan peranan penting sesuai bidang ilmunya. Kontribusi yang perlu disikapi oleh perguruan tinggi mencakup: output yang berkualitas, siap kerja, mampu bersaing, jejaring kerjasama, kontribusi riset serta inovasi dengan nilai jual yang mampu bersaing di era Revolusi Industri 4.0. Berbagai riset telah dihasilkan oleh penulis dan tim tentang keselamatan kapal ikan (Hetharia, <a href="http://et.al" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://et.al&amp;source=gmail&amp;ust=1597312964757000&amp;usg=AFQjCNFzg6P6M15jiXWctJfX3HULfa49ZQ">et.al</a> 2017), kapal penumpang kecil (Hetharia, 2019) serta aspek optimasi dan keselamatan kapal penumpang medium-speed (Hetharia, 2015) yang berkontribusi secara nasional dan global.</p>
<p><strong>6. Penutup</strong><br />
Bahwa aspek operasional kapal sangat berkontribusi dalam menunjang industri maritim di Indonesia dan global. Pengembangan industri maritim di era Revolusi Industri 4.0 menyadarkan kita semua untuk berkompetensi dan berperan aktif dalam menunjang sektor kelautan untuk pembanginan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Aspek keselamatan dan operasional kapal serta aspek teknis lainnya adalah merupakan issue yang mutlak ditidaklanjuti dalam menunjang bidang industri maritim.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seminar Nasional ke-2 ALE (Archipelago Engineering) Fakultas Teknik</title>
		<link>https://fatek.unpatti.ac.id/2019/04/seminar-nasional-ke-2-ale-archipelago-engineering-fakultas-teknik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Unpatti]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Apr 2019 03:33:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Information]]></category>
		<category><![CDATA[Archipelago Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Fakutlas Teknik]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pattimura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fatek.unpatti.ac.id/?p=913</guid>

					<description><![CDATA[FaTek Unpatti (10/04/2019) &#8211; Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum secara resmi membuka kegiatan Seminar Nasional ke-2 ALE (ARCHIPELAGO ENGINEERING) Fakultas Teknik dibawah sorotan tema “Berbenah Dalam Tantangan Revolusi Industri 4.0 di Bidang Teknologi Kelautan-Kepulauan Menuju Tahun Emas 2020” bertempat di Aula Lt. II Gedung Rektorat, Rabu (10/4). Dalam sambutannya, Rektor <a class="read-more" href="https://fatek.unpatti.ac.id/2019/04/seminar-nasional-ke-2-ale-archipelago-engineering-fakultas-teknik/">Lebih Lanjut</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>FaTek Unpatti (10/04/2019) &#8211; Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum secara resmi membuka kegiatan Seminar Nasional ke-2 ALE (ARCHIPELAGO ENGINEERING) Fakultas Teknik dibawah sorotan tema “Berbenah Dalam Tantangan Revolusi Industri 4.0 di Bidang Teknologi Kelautan-Kepulauan Menuju Tahun Emas 2020” bertempat di Aula Lt. II Gedung Rektorat, Rabu (10/4).</p>
<p>Dalam sambutannya, Rektor Saptenno mengatakan kegiatan Semina&nbsp;Nasional ke-2 ALE merupakanan salah satu kegiatan Dies Natalis ke-49 Fakultas Teknik.Maluku merupakan miniaturnya Indonesia. Laut terdalam Indonesia berada di Pulau Banda dengan kedalaman laut 7000 meter, tersimpan banyak potensi Sumberdaya yang belum diteliti dan dikelola secara baik. Saat ini, Unpatti sudah membangun kerjasama dengan negara Selandia Baru untuk mengelola Sumberdaya Alam, ujar Rektor.</p>
<p>Lanjutnya, seminar kali ini menjadikan tantangan kedepan bagi kita kolaborasi antara Unpatti, ITS, ITB, UI dan Universitas lainnya termasuk Selandia Baru dan negara lain, sehingga diharapkan terjalinnya kerjasama secara baik untuk melahirkan pikiran dan inovasi-inovasi baru untuk mengelola Sumberdaya dibidang kelautan dan kepualauan. Beliau juga memberikan apresiasi kepada Dekan Fakultas Teknik karena sudah membuka Program Studi Teknik Perkapalan yang nantinya diminati oleh mahasiswa baru.</p>
<p>Seminar tahun ini mendatangkan tiga orang pembicara, masing-masing Cathy Garden dari Selandia Baru., Prof. Adi Surjosatyo dari Universitas Indonesia., Dr. I Made Ariana dari ITS Surabaya diikuti 52 pemakalah dan peserta yang berasal dari kalangan Fakultas Teknik dan Politeknik Negeri Ambon.</p>
<p>Prof. Adi Surjosatyo dari Universitas Indonesia., Dr. I Made Ariana dari ITS Surabaya diikuti 52 pemakalah dan peserta yang berasal dari kalangan Fakultas Teknik dan Politeknik Negeri Ambon.</p>
<p>Turut hadir Rektor Universitas Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH. M.Hum., Para Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Kepala Biro. Para Dekan dan Wakil Dekan, Para Dosen dan Pegawai dilingkungan Universitas Pattimura.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencanangan Perayaan Dies Natalis ke-49</title>
		<link>https://fatek.unpatti.ac.id/2019/03/pencanangan-perayaan-dies-natalis-ke-49/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Unpatti]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Mar 2019 11:23:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Information]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis Fakultas Teknik 49]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis Unpatti 56]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fatek.unpatti.ac.id/?p=900</guid>

					<description><![CDATA[Poka, 29/03/2019. Bertempat di Lapangan upacara Rektorat Universitas Pattimura dilakukan pencanangan perayaan peringatan Dies Natalis Unversitas Pattimura yang ke-56 dan Dies Natalis Fakultas Teknik Universitas Pattimura yan ke-49. Pada peringatan Dies Natalis Universitas yang ke-56 ini, Fakultas Teknik menjadi tuan rumah bagi yang juga merayakan Dies Natalisnya yang ke-49. Acara pencanangan diawali dengan pembacaan doa <a class="read-more" href="https://fatek.unpatti.ac.id/2019/03/pencanangan-perayaan-dies-natalis-ke-49/">Lebih Lanjut</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Poka, 29/03/2019. Bertempat di Lapangan upacara Rektorat Universitas Pattimura dilakukan pencanangan perayaan peringatan Dies Natalis Unversitas Pattimura yang ke-56 dan Dies Natalis Fakultas Teknik Universitas Pattimura yan ke-49. Pada peringatan Dies Natalis Universitas yang ke-56 ini, Fakultas Teknik menjadi tuan rumah bagi yang juga merayakan Dies Natalisnya yang ke-49.</p>





<p>Acara pencanangan diawali dengan pembacaan doa oleh rohaniawan Islam dan rohaniawan Kristen. Selanjutnya diikuti laporan ketua Panitia Dies Natalis Fakultas Teknik, Dr. Novitha Thenu, ST, MT. Dalam laporannya ketua Dr. Thenu menyampaikan detil kegiatan-kegiatan dalam rangka Dies Natalis berupa kegiatan-kegiatan penanaman mangrove dan bersih pantai, seminar nasional, focus group discussion, perlombaan dan kegiatan ilmiah lainnya yang akan dimulai setelah pencanangan. Lebih lanjut, Dr. Thenu, mengharapkan dukungan dan partisipasi akfif seluruh civitas akademika Universitas Pattimura untuk kegiatan-kegiatan tsb. Dalam laporannya ketua panitia dies juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor Universitas Pattimura atas dukungannya bagi kegiatan pencanangan ini. Juga terima kasih kepada para sponsor dari pihak perbankan yakni BRI, BNI 46, Bank Mandiri, BTN, juga sponsor eksternal lainnya, TELKOMSEL, Kopi Kapal Api, dan Nestle. Terima kasih disampaikan kepada para donatur lain yang telah turut berkontribusi bagi perayaan Dies Natalis tahun ini.</p>



<div class="wp-block-media-text alignwide" style="grid-template-columns: 22% auto;">
<figure class="wp-block-media-text__media"></figure>
<div class="wp-block-media-text__content">
<figure><iframe src="https://www.youtube.com/embed/nw80ZHOCwpo?rel=0" allowfullscreen="allowfullscreen" width="560" height="315"></iframe></figure>
</div>
</div>



<p>Dalam sekapur sirihnya Dekan Fakultas Teknik, Dr, W.R. Hetharia, M.App.Sc, yang bertindak sebagai tuan rumah perayaan Dies Natalis tahun 2019 ini, ditekankan perlunya persatuan dan kebersamaan dari semua pihak di Unpatti untuk menyongsong pengembangan di berbagai bidang dalam rangka pengembangan bangsa dan negara. &#8220;Bersama-sama dalam persatuan dan kebersamaan kita akan go public dan go international&#8221; sebagai suatu institusi pendidikan. diakhir sekapur sirih, Dr. Hetharia, mengajak semua hadirin untuk menyukseskan perayaan pencanangan / pembukaan perayaan Dies tahun 2019.</p>



<p>Rentetan acara selanjutnya diikuti dengan sambutan dari Rektor Universitas Pattimura, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik (WaRek I), Prof. Dr. Frederik Riuwpassa. Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik, menyampaikan informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam rangka menyongsong perayaan Dies Natalis Universitas. Lebih lanjut disampaikan bahwa semua pihak di Universitas perlu bersatu padu untuk membangun Universitas kedepan. Peningkatan ranking Universitas dapat dilakukan melalui peningkatan penelitian-penelitian ilmiah untuk dipublikasikan dan hal-hal lainnya, maka diharapkan ke depan Unpatti akan semakin bermutu, dan akan menaikan dapat peringkatnya. Diakhir sambutannya WaRek I, atas nama Rektor, secara resmi membuka perayaan Dies Natalis Unpatti yang ke-56 tahun 2019.</p>



<p>Pencanangan untuk dimulainya kegiatan-kegiatan perayaan Dies Natalis tahun 2019, secara simbolis dilakukan dengan pelepasan balon oleh WaRek I dan Dekan Fakultas Teknik didampingi oleh jajaran pimpinan yang hadir, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WaRek III) Dr. J. Madubun, Dekan Fakultas ISIP Prof. T. Pariela, Dekan Pertanian Prof. J. Matinahoru, Kepala Biro Umum dan Keuangan Bpk F. Waas, Ass. Direktur II Program Pasca Sarjana Ibu Dr. Kaihena, dan Wakil Dekan I Fak. KIP Prof. Anaktototy.</p>



<p>Acara pencanangan dimulainya perayaan Dies Natalis ke-56 Universitas Pattimura dan Dies Natalis Fakultas Teknik ke-49 dilanjutkan dengan jalan kaki santai bersama oleh seluruh peserta, senam pagi bersama, dan ditutup dengan pengundian door prize yang hadiahnya disediakan oleh para sponsor.</p>



<p>Selamat dan Sukses untuk Dies Natalis ke-56 Universitas Pattimura dan Dies Natalis ke-49 Fakultas Teknik Unpatti.</p>



<p>HOTUMESE!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Info Lomba Dalam Rangka Dies Natalis ke-49</title>
		<link>https://fatek.unpatti.ac.id/2019/03/info-lomba-dalam-rangka-dies-natalis-ke-49/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Unpatti]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2019 00:37:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Information]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Teknik]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Dies Natalis 49]]></category>
		<category><![CDATA[Unpatti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fatek.unpatti.ac.id/?p=853</guid>

					<description><![CDATA[Informasi jenis-jenis lomba yang diadakan dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-49 Tahun 2019 Fakultas Teknik Universitas Pattimura.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Informasi jenis-jenis lomba yang diadakan dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-49 Tahun 2019 Fakultas Teknik Universitas Pattimura.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Info Seminar ALE 2019</title>
		<link>https://fatek.unpatti.ac.id/2019/03/info-seminar-ale-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Unpatti]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2019 00:16:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Information]]></category>
		<category><![CDATA[ALE Seminar 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis 49]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Teknik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fatek.unpatti.ac.id/?p=841</guid>

					<description><![CDATA[SEMINAR NASIONAL ke-2 ALE 2019 INFORMASI&#160;TANGGAL PENTING 15 – 30 Maret 2019 : PENERIMAAN ABSTRAK 1 April 2019: PENGUMUMAN ABSTRAK DITERIMA 2 – 4 April : PENDAFTARAN 2 – 5 April : PEMBAYARAN BIAYA KEIKUTSERTAAN 2 – 4 April : PEMASUKAN FULL PAPER 5 – 6 April : PENYAMPAIAN JADWAL 10 April : PELAKSANAAN SEMINAR <a class="read-more" href="https://fatek.unpatti.ac.id/2019/03/info-seminar-ale-2019/">Lebih Lanjut</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><u>SEMINAR NASIONAL ke-2 ALE 2019</u></strong></p>
<p><em><strong>INFORMASI&nbsp;TANGGAL PENTING</strong></em></p>
<ul>
<li>15 – 30 Maret 2019 : PENERIMAAN ABSTRAK</li>
<li>1 April 2019: PENGUMUMAN ABSTRAK DITERIMA</li>
<li>2 – 4 April : PENDAFTARAN</li>
<li>2 – 5 April : PEMBAYARAN BIAYA KEIKUTSERTAAN</li>
<li>2 – 4 April : PEMASUKAN FULL PAPER</li>
<li>5 – 6 April : PENYAMPAIAN JADWAL</li>
<li>10 April : PELAKSANAAN SEMINAR ALE 2019</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
